Berita Harian Tentang Air Bersih Berita Air Bersih Masyarakat di Indonesia Sering Kekurangan Air, Benarkah Pasokannya Sudah Mendekati Habis?

Masyarakat di Indonesia Sering Kekurangan Air, Benarkah Pasokannya Sudah Mendekati Habis?



Memang tidak salah jika ada pepatah kuno yang mengatakan bahwa Indonesia adalah daerah dengan tanah yang gemah ripah loh jinawi atau sebuah daerah yang kaya dengan segala sumber daya alamnya, termasuk juga di dalamnya adalah air bersih.

Mungkin kamu dapat mencoba memikirkan pertanyaan sepele namun menarik untuk dicari jawabannya, yaitu negara ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu atau sebelum bersatu dan dinamakan Indonesia, semua orang yang mendiaminya tentunya juga sudah menggunakan pasokan air yang ada atau dikandung di dalamnya, namun kenapa sampai sekarang masih tetap ada, walaupun terkadang pada saat musim kemarau banyak tempat yang kekeringan dan kekurangan air?

Apakah pasokan air yang dimiliki Indonesia memang sejak dari dahulu kala memang sangat berlimpah namun sekarang sudah mulai habis terpakai? Jawabannya adalah tidak ada air yang berkurang baik di Indonesia ataupun di berbagai tempat di seluruh dunia.

Hal itu sama seperti yang dirumuskan dalam hukum kekekalan massa di mana setiap elemen akan selalu konstan ketika berada dalam sistem tertutup. Maksudnya adalah pasokan air baik di Indonesia atau di berbagai tempat lainnya di bumi ini sebenarnya tidak habis dan selalu ada. Hanya saja, bentuk dan kualitasnya saja yang berubah.

Secara umum bumi sudah ‘dirancang’ sedemikian rupa untuk dapat menyeimbangkan dirinya sendiri dari segalah hal, termasuk kerusakan yang disebabkan oleh manusia. Ketika banyak air yang digunakan manusia, ketika sudah terbuang ke tanah, sungai atau laut, maka bumi akan menguapkannya ke atas dan menjadikannya sebagai bahan bakar dalam membuat hujan.

Ketika hujan sudah turun, maka ada yang jatuh langsung ke tanah, danau, sungai sampai dengan laut. Untuk yang jatuhnya di daerah daratan, maka dapat dikonsumsi kembali oleh manusia dalam bentuk air tanah, walaupun harus diolah terlebih dahulu.

Air tanah tercemar karena keteledoran dan kebodohan manusia itu sendiri

Hanya saja disebut berubah bentuk dan berkurang kualitasnya karena memang keteledoran dan kebodohan manusia sendiri dalam menjaga alam. Banyak pabrik yang membuang limbah, banyak orang yang membuang sampah dan lain sebagainya yang tidak langsung mengotori dan mencemari air tanah. Ketika air tanah sudah tercemar, maka kualitasnya menjadi berkurang secara drastis.

Khususnya di Indonesia sendiri, terutama di daerah perkotaan yang kerap kali masyarakatnya kekurangan air bersih, hal itu disebabkan tingkat kesadaran dari setiap individu yang sangat berkurang. Dapat diambil contoh bahwa di Jakarta sendiri ada beberapa sungai besar yang mana beberapa tahun lalu berubah fungsi menjadi tempat sampah raksasa karena banyaknya orang yang membuang sampah langsung ke sungai.

Sedangkan di daerah pedesaan yang identik dengan daerah dengan jumlah pasokan air berlimpah dan juga kualitasnya masih terjaga pun terkadang dikabarkan banyak daerah yang mengalami kekurangan air saat kemarau tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang yang menebangi pohon dan membuat sumber-sumber air dalam tanah menjadi tidak lagi terkontrol secara alami.

Dengan banyaknya pepohonan yang ditebang dan juga pembukaan lahan secara besar-besaran, maka otomatis ketika musim penghujan tiba, air yang jatuh dan berkumpul tidak dapat diserap langsung ke dalam tanah dan justru menjadi penyebab banjir atau tanah longsor.

Jadi, kesimpulannya adalah sebenarnya air yang ada di bumi, baik yang ada di Indonesia atau di tempat lain tetap sama seperti dahulu kala, hanya saja kualitas dan juga bentuknya mengalami perubahan dari tahun ke tahun karena berbagai hal.

Tags:

1 thought on “Masyarakat di Indonesia Sering Kekurangan Air, Benarkah Pasokannya Sudah Mendekati Habis?”

  1. bu endang says:

    tolong ada pemerataan dong pemerintah di setiap wilayah untuk air bersih ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *