Berita Harian Tentang Air Bersih Berita Air Bersih Ternyata Masalah Keterbatasan Air Bersih Tidak Selalu Berakhir Buruk, Ada Sisi Baiknya Juga

Ternyata Masalah Keterbatasan Air Bersih Tidak Selalu Berakhir Buruk, Ada Sisi Baiknya Juga



Tentunya dalam dunia ini ada positif dan juga ada negatifnya, termasuk juga ketika ada masalah pada ketersediaan air bersih, maka ada pula yang menjadikannya sebagai pendulang keuntungan.

Khususnya di daerah perkotaan seperti Jakarta contohnya, tidak dapat dipungkiri bahwa ketersediaan air bersih sangatlah terbatas. Hal tersebut dikarenakan banyak daerah perkotaan yang tidak memiliki daerah penghasil air bersih alami seperti halnya di daerah pedesaan. Ditambah lagi dengan kualitas air sungainya juga sangat rendah dan tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari apalagi dikonsumsi sebagai air minum.

Sebenarnya, permasalahan ketersediaan air bersih tersebut sudah dipikirkan oleh pemerintah dengan menyediakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sayangnya, masih banyak masyarakat yang terkesan tidak ingin memanfaatkan layanan dari pemerintah tersebut dengan berbagai alasan, seperti salah satunya adalah tidak ingin terbebani oleh biaya yang harus ditanggung setiap bulannya.

Rata-rata masyarakat di perkotaan akan lebih senang mengeluarkan uang dalam jumlah besar di awal untuk membangun sebuah sumur pribadi agar dapat memanfaatkan sumber air tanah yang dapat digunakan secara gratis setiap harinya daripada harus menggunakan PDAM. Hanya saja, menurut banyak penelitian, sekarang ini kualitas air tanah di daerah perkotaan sangatlah menurun drastis dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.

Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya pabrik-pabrik yang membuang limbah cairnya sembarangan ke sungai atau tanah, kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan yang rendah sampai dengan masih banyaknya masyarakat yang tidak memiliki sarana sanitasi yang kurang bagus.

Tidak hanya itu saja, menurut penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2014 lalu, PDAM juga tidak dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat di perkotaan secara penuh atau hanya sekitar 40 persen saja. Ditambah lagi dengan tingkat kehilangan air yang masih sangat tinggi sampai sekarang ini.

Oleh karena itu, maka masalah minimnya ketersediaan air bersih di daerah perkotaan tersebut menjadi berkah tersendiri bagi orang-orang yang mau memutar otaknya dan melihat masalah tersebut sebagai ladang bisnis. Sebagai ladang bisnis maksudnya adalah kebutuhan air bersih yang terus meningkat tersebut akhirnya dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk membuka usaha seperti contohnya penyediaan air minum isi ulang sampai dengan menjual air bersih literan.

Walaupun dipandang remeh atau sepele, namun siapa sangka justru usaha seperti ini sangat laris manis di pasaran perkotaan dan kini kabarnya sudah cukup menjamur karena tidak sedikit yang tergiur akan keuntungan yang didapat.

Walaupun sudah banyak pelaku usaha yang membuka bisnis penyediaan air bersih atau juga air minum isi ulang, namun ternyata jenis usaha satu ini tidak membuat persaingan meningkat dan membuat perusahaan kecil akhirnya gulung tikar karena tidak dapat bersaing.

Hal itu disebabkan karena jumlah penduduk yang terus bertambah dan otomatis kebutuhan akan air bersih baik untuk minum atau keperluan sehari-hari juga meningkat, maka menjadi satu hal yang tidak mungkin dapat dimonopoli oleh satu atau dua pelaku usaha saja. Oleh karenanya banyak yang tertarik untuk berbisnis air seperti ini.

Selain menjual air minum isi ulang atau berjualan air bersih literan, jenis usaha lain yang memanfaatkan masalah minimnya ketersediaan air bersih adalah jasa pengeboran dan pembuatan sumur dalam atau well drilling untuk hotel, resor atau pabrik.

Dikatakan sumur dalam karena memang sengaja mencari sumber air tanah yang benar-benar dari dalam agar tidak mengganggu sumber air tanah yang diperlukan oleh masyarakat pada umumnya.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *